Informasi ringkas dokumen repository.
| Advisor(s) | No advisor | |
| Author(s) | Supriyantoro | |
| Issued Date | 2012 | |
| Abstract | Tuberkulosis (TB) masih terus menjadi masalah kesehatan di dunia terutama di negara berkembang. Meskipun obat anti tuberculosis (OAT) sudah ditemukan dan vaksinasi Bacillus Calmette-Guérin (BCG) telah dilaksanakan, TB tetap belum bisa diberantas habis. Insidens TB yang terus meningkat menjadi penyakit re-emerging sehingga Organisasi Kesehatan Sedunia/WHO pada tahun 1995 mendeklarasikan TB sebagai suatu global health emergency. Laporan WHO (2010) memperkirakan ada 8,8 juta pasien TB baru dan 2,6 juta diantaranya adalah pasien dengan Basil Tahan Asam (BTA) positif dengan 1,1 juta angka kematian pasien pertahun di seluruh dunia. Kondisi ini diperberat oleh penyakit HIV yang semakin meningkat dan bertambahnya jumlah kasus kekebalan ganda kuman TB terhadap OAT lini pertama atau disebut Multidrug Resistance TB (MDR) bahkan Extensively atau Extremely Drug Resistance (XDR), yaitu resistensi terhadap OAT lini kedua. Keadaan ini akan memicu epidemi TB dan terus menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama. Maka perlu meminimalkan resiko terjadinya infeksi TB di fasilitas pelayanan kesehatan melalui tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi yang efektif. | id |
| Item Type | E-BOOK | |
| Keywords | Tuberkolosis, Pencegahan Infeksi, Fsilitas Pelayanan Kesehatan, Infeksi Nosokomial | id |
| Collection | Uncategorized | |
| Publisher | Kemenkes RI | |
| Submitted Date | 22-04-2026 | |
| Updated Date | 22-04-2026 | |
| URI | https://drive.google.com/file/d/10GuA8VgyvhNFYpbCNCgNbhIbEqCQgikx/view?usp=sharing | |
| File | Available |