Hubungan Postur Kerja dengan Keluhan Cervical Pain pada Petani Aren di Desa Rambai Kec. STM Hilir Tahun 2026

Informasi ringkas dokumen repository.

Advisor(s) No advisor
Author(s) EZRA TAMARIAHNA
Issued Date 2026
Abstract Keluhan cervical pain merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan postur kerja yang tidak ergonomis, termasuk petani aren. Aktivitas kerja yang dilakukan secara berulang dalam posisi menunduk, menengadah, membungkuk, dan mengangkat beban dalam waktu yang lama berpotensi meningkatkan risiko terjadinya keluhan cervical pain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan postur kerja dengan keluhan cervical pain pada petani aren di Desa Rambai Kecamatan STM Hilir Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 petani aren dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengukuran postur kerja dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), sedangkan keluhan cervical pain diukur menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, kemudian karena terdapat sel dengan expected count kurang dari 5 maka interpretasi hasil menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 responden (62,5%) memiliki postur kerja kategori tinggi (perlu perbaikan segera) dan sebanyak 22 responden (68,8%) mengalami keluhan cervical pain kategori berat. Hasil uji Fisher’s Exact Test diperoleh nilai p = 0,050 (p≤0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara postur kerja dengan keluhan cervical pain pada petani aren di Desa Rambai Kecamatan STM Hilir Tahun 2026. Nilai Prevalence Ratio (PR) sebesar 0,185 dengan 95% Confidence Interval (CI) = 0,012–1,032. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara postur kerja dengan keluhan cervical pain pada petani aren. Oleh karena itu, disarankan kepada petani agar menerapkan prinsip ergonomi, melakukan peregangan otot secara berkala, memberikan waktu istirahat yang cukup, serta memperbaiki postur kerja untuk mengurangi risiko terjadinya keluhan cervical pain. 1
Item Type Skripsi
Keywords Postur Kerja, Cervical Pain, Ergonomi, REBA, Petani Aren 1
Collection S1-Kesehatan Masyarakat
Publisher -
Submitted Date 29-07-2026
Updated Date 29-07-2026
URI No URI
File Available